Desa Bawömataluo di Nias Selatan kini tengah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Kabar ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena desa yang dijuluki “Bukit Matahari” ini memang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan layak dikenal di tingkat internasional. Keunikan Bawömataluo tidak hanya terletak pada keindahan lanskapnya, tetapi juga pada warisan budaya yang masih terjaga hingga saat ini.



Salah satu daya tarik utama desa ini adalah Rumah Adat Omo Nifolasara atau biasa dikenal dengan Omo Sebua Bawömataluo, rumah tradisional milik raja yang telah berdiri lebih dari dua abad dan masih kokoh hingga sekarang. Selain itu, terdapat tradisi Fahombo atau lompat batu yang menjadi simbol keberanian dan kedewasaan, serta tetap dilestarikan sebagai identitas budaya masyarakat setempat. Tidak kalah penting, Bawömataluo juga memiliki peninggalan budaya megalitik berupa susunan batu besar dan tata ruang desa yang unik, yang menunjukkan nilai sejarah dan kearifan lokal yang tinggi.


Dalam proses menuju pengakuan UNESCO, Desa Bawömataluo sebenarnya telah masuk dalam Tentative List sejak tahun 2009. Saat ini, pemerintah sedang menyusun dossier atau dokumen lengkap yang menjadi syarat utama pengajuan, serta menjalani tahap preliminary assessment sebagai bagian dari proses evaluasi. Tahapan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa seluruh nilai universal luar biasa (Outstanding Universal Value) dari desa ini dapat diakui secara resmi oleh dunia internasional.

Pengusulan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam melindungi dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki. Dengan pengakuan dari UNESCO, diharapkan Desa Bawömataluo dapat terus terjaga keasliannya, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat lokal. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, menjadi kunci penting agar proses ini dapat berjalan lancar dan membawa Desa Bawömataluo semakin dikenal sebagai warisan budaya dunia yang membanggakan.